Articles Comments

Mode Busana OkRek » ISO 9001 – 2008

Refreshing persyaratan ISO 9001:2008

ISO 9001:2008 1.     Ruang Lingkup 2.     Referensi Normatif 3.     Istilah dan Definisi 4.     Sistem Manajemen Mutu 5.     Tanggung Jawab Manajemen 6.    Manajemen Sumber Daya 7.    Realisasi Produk 8.    Pengukuran, Analisis dan Peningkatan Refreshing persyaratan ISO 9001:2008 4.1     Sistem manajemen mutu, identifikasi proses termasuk proses yang disubkan 4.2.1     Persyaratan dokumen yang diminta oleh ISO Bentuk dokumen tergantung besar kecil perusahaan, tergantung kompetensi personal 4.2.2.     Pedoman mutu, prosedur dan interaksi antar proses 4.2.3     Pengendalian dokumen 4.2.4     Pengendalian record 5.1     Komitment Manajemen 5.2     Fokus kepada pelanggan 5.3     Kebijakan mutu 5.4.1     Sasaran mutu 5.4.2     Aktifity plan untuk mencapai sasaran Aktifity plan ketika terjadi perubahan yang bisa mempengaruhi efektifitas sistem manajemen mutu 5.5.     Tanggung jawab wewenang dan komunikasi 5.6.     Manajemen Review 6.1     Penyediaan sumber daya 6.2.     Sumber daya manusia, standard kompetensi, evaluasi efektifitas training 6.3.     Infrastruktur 6.4.     Lingkungan kerja … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008, Manajemen

Personel Attribute Seorang Auditor – Pelatihan Audit Internal II

SABAR: mendengarkan dengan seksama seluruh penjelasanauditee, tidak terpancing situasi. SOPAN: menghormati keahlian auditee, bertanya dengan tata-cara yang baik, selalu mengucapkan terima kasih. INOVATIF: mencari cara-cara yang lebih efektif untuk mengali bukti-bukti audit, detail dalam memeriksa. PROFESIONAL: tepat waktu, melakukan persiapan yang memadai menjelang audit. SISTEMATIK: urutan audit jelas alurnya, bertanya pada point-point penting. Audit yang efektif tergantung kepada jumlah dan kualitas informasi yang didapat dan dianalisa selama proses audit. Segala sesuatu yang dapat meningkatkan kemampuan auditor untuk menilai dan mengevaluasi informasi meningkatkan kualitas dari hasil audit. Quality System dijalankan dan diimplementasikan oleh manusia dan proses audit banyak melibatkan interaksi dengan personel organisasi yang diaudit. Oleh karena itu Untuk dapat meningkatkan Kemampuan auditor untuk secara efektive berkomunikasi denganorganisasi yang diaudit, Auditor  harus mempertimbangkan “HUMAN FACTOR” Sikap permusuhan dari auditee Progressive Hostility yaitu: sikap permusuhan yang timbul secara bertahap. Misalnya  kebanyakan interview diawali dengan damai (peaceably), … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008

Pelatihan Internal Audit I (Definisi, Tujuan, Jenis, Istilah)

AUDIT (definisi) Pengujian sistimatis, mandiri dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sejauh mana kriteria audit dipenuhi . Tujuan Quality Audit Untuk menentukan apakah quality sistem telah sesuai dengan standard mutu ISO 9001:2008 Untuk memverifikasi apakah quality sistem telah dilaksanakan oleh semua lapisan organisasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Untuk mengevaluasi keefektifan dari quality sistem dalam rangka memenuhi persyaratan mutu dan pencapaian target managemen. Untuk mengidentifikasi nonconformity dan conformity terhadap persyaratan quality sistem Untuk mengidentifikasi Improvement dan perbaikan yang diperlukan. . Jenis-Jenis Audit berdasarkan auditornya Internal Audit (first party) Audit yang dilaksanakan oleh  perusahaan sendiri. Tujuannya a.l : Menjaga keefektifan sistem manajemen mutu yang ada. External Audit (second party) Audit yang dilakukan perusahaan terhadap vendor. Tujuannya a.l Melihat sistem mutu vendor untuk memastikan kemampuan vendor dalam mengirim produk yang baik dan konsisten baik. Extrinsic Audit (third party) Audit yang dilaksanakan oleh … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008, Kegiatan

Contoh Pengendalian Dokumen – Sesuai ISO 9001 – 2008

1.       TUJUAN 1.1     Untuk memastikan bahwa dokumen yang dibutuhkan tersedia bagi personil yang memerlukan. 1.2     Untuk mengatur penyusunan, distribusi dan cara memelihara dokumen. 1.3     Untuk mengatur penarikan dan pemusnahan dokumen yang berhubungan dengan sistem mutu. 2.       RUANG LINGKUP Prosedur ini mencakup pengendalian terhadap seluruh dokumen, termasuk dokumen eksternal; yaitu persyaratan perundangan, persyaratan pelanggan spesifikasi yang mempengaruhi mutu produk yang dihasilkan perusahaan dan dipersyaratkan oleh Sistem Mutu. Jenis dokumen dapat dalam bentuk tercetak (hardcopy) maupun tidak tercetak (media elektronik/magnetik/software). 3.       REFERENSI 3.1     Manual Mutu Perusahaan   3.2     ISO 9001 : 2008 klausul 4.2.3 4.       DEFINISI ·               Dokumen Mutu Meliputi Manual Mutu (MM), Prosedur Mutu (PM), Instruksi Kerja (IK), Formulir (FM), Rencana Mutu (RM), Flow Chart (FC), Tugas dan Tanggung jawab (TJ), Dokumen (DO) dan Standar Operational (SO). ·               Dokumen Terkendali Dokumen dan data yang didistribusikan kepada personil … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008

Contoh Prosedur Penanganan Keluhan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008

1. TUJUAN : Untuk mengatur penanganan keluhan Pelanggan agar dapat tercapai penyelesaian masalah secara tepat dan cepat dalam upaya mencapai tindakan perbaikan dan pencegahan yang efektif dan efisien. 2. RUANG LINGKUP : Prosedur ini diterapkan dalam aktivitas penanganan keluhan Pelanggan berupa identifikasi keluhan, pencarian alternatif solusi, pemilihan solusi, penerapan solusi dan penyelesaian keluhan yang terkait dengan bidang pekerjaan Biro/Bagian terkait atau perusahaan secara menyeluruh. REFERENSI  : 3.1       Manual Mutu Perusahaan 3.2       ISO 9001 : 2008 klausul 8.5.2 4.  DEFINISI Keluhan : Adalah saran dan masukan berupa kritikan dan atau keberatan yang disampaikan secara lisan ataupun tertulis dari pihak eksternal maupun internal perusahaan mengenai kinerja yang dihasilkan oleh Perusahaan Kinerja :  Suatu hasil pencapaian (performance) dari suatu pekerjaan yang dapat diukur dan dibandingkan. 5.  PENANGGUNG JAWAB Kabag Marketing PIC Terkait 6. RINCIAN PROSEDUR 6.1.      Menyampaikan keluhan secara lisan (via telepon/datang langsung) atau secara tertulis (via … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008, Kepuasan Pelanggan

Contoh Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan sesuai ISO 9001 – 2008

1. TUJUAN Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan memastikan tingkat kepuasan pelanggan meningkat. 2. RUANG LINGKUP Meliputi aktivitas penentuan standar pelayanan, melakukan survey ke pelanggan, analisa dan tindakan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. 3. REFERENSI 3.1         Manual Mutu Perusahaan 3.2         ISO 9001 : 2008 klausul  8.2.1  (Pemantauan Kepuasan Pelanggan) 4. DEFINISI Survei Mengumpulkan informasi aktual dan signifikan mengenai ekspektasi dan persepsi pelanggan terhadap hal-hal yang dianggap fokus analisa sebagai dasar tindakan perbaikan atau perubahan untuk mengeliminasi ketidaksesuaian yang telah menimbulkan ketidakpuasan pelanggan. Kepuasan Pelanggan Persepsi pelanggan tentang tingkat pemenuhan persyaratan pelanggan 5. PENANGGUNG JAWAB. 5.1     Kabag Marketing, bertanggung jawab melakukan pelayanan baku terhadap pelanggan 5.2     MR (Management Representative/ Wakil Manajemen) dan Seluruh departemen yang terkait bertanggung jawab untuk menindak lanjuti hasil dari pelayan baku terhadap pelanggan.   5.3     Sekretariat ISO bertanggung jawab untuk mengendalikan dan menyimpan hasil Survei ke pelanggan. … Baca Selengkapnya »

Masuk Kategori: ISO 9001 – 2008, Pemasaran